Jenjang dan Tahapan Penuntut Ilmu.
لكل شيء وجه، فطالب العلم في بدايته شرطه الإستماع والقبول، ثم التصوّر والتفهّم، ثم التعليل والإستدلال، ثم العمل والنشر. ومتى قدم رتبة عن محلها حرُم الوصول لحقيقة العلم من وجهها، فعالم بغير التحصيل ضحكة، ومحصل دون تقوى لا عبرة به وصورة لا يصحبها فهم لا يفيدها غيره، وعلم عرا عن الحجة لا ينشرح به الصدر، وما لم ينتج فهو عقيم . والمذاكرة حياته لكن بشرط الإنصاف والتواضع وهو: قبول الحق بحسن الخلق . - قواعد التصوف للزروق.
Setiap sesuatu ada Tahapan- tahapannya, seorang penuntut ilmu pada awalnya mestilah:
1. mendengar dan menerima,
2. kemudian mencoba utk menggambarkan apa yang ia dapat dan memahaminya,
3. kemudian mencari Ratio logis,
4. mengenali dalil (referensi) dan
menggunakannya
5. kemudian mengamalkan dan
menyebarkan.
Ketika Satu tahapan diloncati maka seorang penuntut ilmu akan sulit untuk menyelami suatu bidang keilmuan, menjadi alim tanpa belajar adalah lelucon, seorang yang memiliki ilmu tanpa taqwa pun akan menjadi hampa, mengerti tanpa memahami tidak bisa memberi manfaat kepada selainnya, dan ilmu yang tidak menghasilkan manfaat adalah cela.
Sedangkan saling mengingatkan adalah tanda dari hidupnya ilmu, akan tetapi dengan syarat bisa berlaku Adil dan rendah hati.
Rendah hati adalah; menerima suatu kebenaran dengan perangai yang baik.
Tulisan ini adalah renungan dan ilmu yang saya punya, kemudian saya tuangkan di web ini. silahkan dibaca, dihayati dan diamalkan. Semoga bermanfaat.
Total Tayangan Laman
Tuesday, April 24, 2018
Friday, April 20, 2018
Kartini, Kisah yang Tersembunyi
Judul Buku : Kartini (Kisah yang Tersembunyi)
Pengarang : Aguk Irawan MN
Penerbit : PT. Kaurama Buana Antara
Ketebalan : 308 hlm.
Edisi : April 2016
Diktat dan Impian Ningrat
Tepat pada tahun 1879, sosok sosialis-feminis itu lahir di salah satu ruangan sederhana, di dalam lingkungan gedung mewah asisten wedana masa itu. Lebih tepatnya, 28 Rabi’ul Awal, tahun Jawa 1808, atau 21 April 1879. Kartini namanya. Sosok wanita yang lahir dari rahim seorang ibu, bernama Ngasirah yang tunduk dan tawadhu’. Berbeda dengan para pria masa itu yang berjuang melalui peperangan di medan tempur, Kartini berjuang untuk bangsanya melalui sebuah jeruji suci, bernama pingitan.
Kartini adalah anak dari seorang bupati Jepara, Raden Mas Adipati Aryo Sosroningrat (RMAA.Sosroningrat), tetapi ibunya adalah wanita dari kalangan biasa, ibu Ngasirah. Kartini kecil adalah sosok wanita periang dan memiliki rasa ingin tau sangat besar, tak heran bila seiring berjalannya waktu, Kartini menjadi orang yang kritis dan berfikiran jauh ke depan. Srintil – nama kecil Kartini – adalah satu-satunya wanita yang dapat mengenyam pendidikan – masa itu – meski sekadar sekolah dasar Belanda yang ada di daerahnya. Keistimewaan ini tentulah berkat bantuan dari ayahnya yang mengizinkan putrinya pergi ke sekolah untuk belajar bersama teman-teman Eropanya.
Masa bersekolah bagi Kartini – seorang wanita Jawa – merupakan hal yang sangat luar biasa, bahkan di sisi lain sekolah adalah hal yang aneh bagi wanita. Stigma aneh yang muncul pada sebagian orang itu lahir dari sebuah kebiasaan yang menjadi diktat adat, atau tradisi bangsa Jawa. Namun bagi Kartini, bersekolah adalah surga yang menjadikan dirinya cakap berbicara, menulis, dan berbahasa. Meski begitu, adat dan tradisi tetaplah sebuah prinsip kehidupan bangsa Jawa. Setelah sekolah dasar, Kartini berniat pergi ke Eropa untuk melanjutkan studinya, tetapi ayahnya berkata, “Tidak boleh !”. Bahkan saat usianya 12,5 tahun, dia harus berhadapan dengan sebuah jeruji suci yang menjadi tradisi – tak hanya kaum bangsawan, tapi seluruh rakyat bangsa Jawa – penjagaan bagi kaum wanita remaja, yakni Pingitan.
Dalam ruang persegi di salah satu sudut gedung mewah ayahnya, Kartini menghabiskan masa remajanya dengan bermuram durja. Tak ada kebebasan baginya, meski lingkungan rumahnya terbilang luas dan Kartini bebas berkeliaran, asal tak beranjak keluar dari dinding yang membatasi rumah dengan dunia luar. Namun bagi Kartini, kebebasan bukanlah berapa luas ia mampu melangkah, tetapi kebebasan adalah berapa luas ia mampu berfikir dan bersosialisasi dengan dunia luar sana. Tapi apalah daya, adat tak bisa dibantahkan. Sehingga di jeruji bernama pingitan itu, Kartini menghiasi hari-harinya dengan membaca dan terus membaca. Tercatat ratusan buku yang telah dibacanya, ditambah surat-menyurat dengan kawan-kawan Eropanya membuat Kartini semakin luas berwawasan meski terbatas ruang dan dimensi. Hingga akhir masa pingitan, ia dipersunting oleh bupati Rembang dan mampu mendirikan sekolah wanita pertama untuk rakyat Jawa, sebelum akhirnya Kartini muda kembali keharibaan-Nya dengan semangat pendidikan yang tetap membara.
Buku ini memberikan beragam informasi yang tersembunyi dari sosok Kartini, diantaranya pembahasan mengenai Ibu dan ayah Kartini yang detail dan runtut. Di samping itu, buku ini memiliki banyak sekali referensi dan data-data surat-menyurat Kartini, juga rujukan pada buku Habis Gelap, Terbitlah Terang yang membuat kualitas Buku Kartini (Kisah yang Tersembunyi) ini semakin mantap. Buku ini tak hanya memberikan gambaran-gambaran tersurat dan tersirat dari kehidupan Kartini, tetapi kita akan dituntut untuk ikut larut dalam analisis kritis dari seorang Aguk Irawan mengenai satu persatu bagian kehidupan Kartini dari surat-surat dan atau buku-buku biografi Kartini lainnya.
Dengan berbagai keabsahan yang terangkum dalam buku ini, saya sangat merekomendasikan buku Kartini (Kisah yang Tersembunyi) untuk dimiliki oleh para pembaca dan pegiat sastra dimanapun anda berada. Kisah yang runtut, selubung cerita yang tersembunyi akan terkuak di sini. Tunggu apalagi, Kuy beli bukunya dan kita membaca!
“Sejarah Akan Mengajarimu Berbagai Cara Mencintai Bangsanya”
(Zarkasyi, 2017)
Pengarang : Aguk Irawan MN
Penerbit : PT. Kaurama Buana Antara
Ketebalan : 308 hlm.
Edisi : April 2016
Diktat dan Impian Ningrat
Tepat pada tahun 1879, sosok sosialis-feminis itu lahir di salah satu ruangan sederhana, di dalam lingkungan gedung mewah asisten wedana masa itu. Lebih tepatnya, 28 Rabi’ul Awal, tahun Jawa 1808, atau 21 April 1879. Kartini namanya. Sosok wanita yang lahir dari rahim seorang ibu, bernama Ngasirah yang tunduk dan tawadhu’. Berbeda dengan para pria masa itu yang berjuang melalui peperangan di medan tempur, Kartini berjuang untuk bangsanya melalui sebuah jeruji suci, bernama pingitan.
Kartini adalah anak dari seorang bupati Jepara, Raden Mas Adipati Aryo Sosroningrat (RMAA.Sosroningrat), tetapi ibunya adalah wanita dari kalangan biasa, ibu Ngasirah. Kartini kecil adalah sosok wanita periang dan memiliki rasa ingin tau sangat besar, tak heran bila seiring berjalannya waktu, Kartini menjadi orang yang kritis dan berfikiran jauh ke depan. Srintil – nama kecil Kartini – adalah satu-satunya wanita yang dapat mengenyam pendidikan – masa itu – meski sekadar sekolah dasar Belanda yang ada di daerahnya. Keistimewaan ini tentulah berkat bantuan dari ayahnya yang mengizinkan putrinya pergi ke sekolah untuk belajar bersama teman-teman Eropanya.
Masa bersekolah bagi Kartini – seorang wanita Jawa – merupakan hal yang sangat luar biasa, bahkan di sisi lain sekolah adalah hal yang aneh bagi wanita. Stigma aneh yang muncul pada sebagian orang itu lahir dari sebuah kebiasaan yang menjadi diktat adat, atau tradisi bangsa Jawa. Namun bagi Kartini, bersekolah adalah surga yang menjadikan dirinya cakap berbicara, menulis, dan berbahasa. Meski begitu, adat dan tradisi tetaplah sebuah prinsip kehidupan bangsa Jawa. Setelah sekolah dasar, Kartini berniat pergi ke Eropa untuk melanjutkan studinya, tetapi ayahnya berkata, “Tidak boleh !”. Bahkan saat usianya 12,5 tahun, dia harus berhadapan dengan sebuah jeruji suci yang menjadi tradisi – tak hanya kaum bangsawan, tapi seluruh rakyat bangsa Jawa – penjagaan bagi kaum wanita remaja, yakni Pingitan.
Dalam ruang persegi di salah satu sudut gedung mewah ayahnya, Kartini menghabiskan masa remajanya dengan bermuram durja. Tak ada kebebasan baginya, meski lingkungan rumahnya terbilang luas dan Kartini bebas berkeliaran, asal tak beranjak keluar dari dinding yang membatasi rumah dengan dunia luar. Namun bagi Kartini, kebebasan bukanlah berapa luas ia mampu melangkah, tetapi kebebasan adalah berapa luas ia mampu berfikir dan bersosialisasi dengan dunia luar sana. Tapi apalah daya, adat tak bisa dibantahkan. Sehingga di jeruji bernama pingitan itu, Kartini menghiasi hari-harinya dengan membaca dan terus membaca. Tercatat ratusan buku yang telah dibacanya, ditambah surat-menyurat dengan kawan-kawan Eropanya membuat Kartini semakin luas berwawasan meski terbatas ruang dan dimensi. Hingga akhir masa pingitan, ia dipersunting oleh bupati Rembang dan mampu mendirikan sekolah wanita pertama untuk rakyat Jawa, sebelum akhirnya Kartini muda kembali keharibaan-Nya dengan semangat pendidikan yang tetap membara.
Buku ini memberikan beragam informasi yang tersembunyi dari sosok Kartini, diantaranya pembahasan mengenai Ibu dan ayah Kartini yang detail dan runtut. Di samping itu, buku ini memiliki banyak sekali referensi dan data-data surat-menyurat Kartini, juga rujukan pada buku Habis Gelap, Terbitlah Terang yang membuat kualitas Buku Kartini (Kisah yang Tersembunyi) ini semakin mantap. Buku ini tak hanya memberikan gambaran-gambaran tersurat dan tersirat dari kehidupan Kartini, tetapi kita akan dituntut untuk ikut larut dalam analisis kritis dari seorang Aguk Irawan mengenai satu persatu bagian kehidupan Kartini dari surat-surat dan atau buku-buku biografi Kartini lainnya.
Dengan berbagai keabsahan yang terangkum dalam buku ini, saya sangat merekomendasikan buku Kartini (Kisah yang Tersembunyi) untuk dimiliki oleh para pembaca dan pegiat sastra dimanapun anda berada. Kisah yang runtut, selubung cerita yang tersembunyi akan terkuak di sini. Tunggu apalagi, Kuy beli bukunya dan kita membaca!
“Sejarah Akan Mengajarimu Berbagai Cara Mencintai Bangsanya”
(Zarkasyi, 2017)
Sunday, March 25, 2018
Syarat masuk SD di Jepang
*PERILAKU YG HARUS DIPENUHI UNTUK MASUK SD DI JEPANG*.
Bagus juga diterapkan untuk peserta diklat kita.
Diterbitkan 18/02/2018
Persyaratan masuk SD di Jepang bukan berdasarkan pengetahuannya saja.
Jepang lebih mementingkan perilaku sang anak di atas segalanya.
Orang tua perlu memastikan bahwa anaknya dapat berperilaku seperti yang tercantum dalam daftar tersebut sebelum memasuki pendidikan formal di sekolah.
Bukan hanya anaknya saja, orang tuanya juga perlu mengikuti daftar tersebut.
Daftar tersebut berisi 18 POIN yang dibagi menjadi 2 kategori, dimulai dengan ...
▪PERILAKU DASAR DAN SIKAP :
• Mendengarkan dengan penuh perhatian saat seseorang berbicara.
• Dapat menyapa orang lain dan menanggapi pertanyaan dengan suara yang jelas dan mudah terdengar.
• Dapat duduk dengan benar di kursi .
• Dapat membedakan antara barang milik sendiri dan barang milik orang lain.
• Dapat melepas dan merapikan sepatu.
• Mengenakan pakaian secara rapi.
• Dapat menjaga agar meja dan lingkungan tetap rapi dan teratur.
• Bertanggung jawab untuk tidur lebih awal dan bangun pagi sekali sendiri.
• Makan sarapan tepat waktu.
• Selalu sikat gigi.
• Tidak berbohong.
▪HUBUNGAN DENGAN TEMAN :
• Tidak membiarkan orang merasa ditinggalkan.
• Membantu orang lain yang memiliki masalah, bantu mereka.
• Tidak membicarakan hal buruk mengenai teman.
• Mampu bergaul, bermain, dan belajar dengan siapa saja.
• Tidak hanya bermain sendiri, namun juga bersikap bersahabat saat bermain bersama semua orang.
• Bermain di luar, baik untuk berolahraga dan juga bersantai di alam sekitar.
• Meminta maaf dengan sungguh-sungguh apabila melakukan kesalahan.
Beberapa orang percaya bahwa daftar perilaku ini bukan hanya berguna untuk anak-anak, kadang-kadang para orang tua yang telah dewasa pun masih sulit untuk melengkapi daftar perilaku baik tersebut.
Dari daftar ini kita belajar untuk menjadi pribadi yang baik, pemahaman perilaku dasar dan sikap yang perlu dibentuk sejak dini
*Bisa ditiru*...
Saturday, March 24, 2018
Tanda Kebaikan
*🕌TANDA KEBAIKAN SEORANG HAMBA*
✍Berkata Amirul Mukminin -seorang pemimpin terpetunjuk- Ali bin Abi Thalib ra :
✅Bukan merupakan kebaikan ketika harta dan anakmu menjadi banyak.
▪Namun kebaikan itu ialah disaat ilmu yang kamu miliki melimpah dan menjadi besar rasa santunmu.
▪Dan janganlah engkau membanggakan ibadahmu dihadapan manusia.
▪Jika kamu berbuat baik maka sanjunglah Allah, dan apabila engkau berbuat jelek maka mintalah ampun kepada Allah Ta'ala.
📚Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya' 1 /75
-------------------------
✍قال أمير المؤمنين الخليفة الراشد علي بن أبي طالب رضي الله عنه :
.
ليس الخير أن يكثر مالك وولدك ، ولكن الخير أن يكثر علمك ويعظم حلمك ، وأن لا تباهي الناس بعبادة الله ، وإذا أحسنت : حمدت الله تعالى ، وإذا أسأت : استغفرت الله تعالى
📚- رواه أبو نعيم في الحلية ٧٥/١ -
✍Berkata Amirul Mukminin -seorang pemimpin terpetunjuk- Ali bin Abi Thalib ra :
✅Bukan merupakan kebaikan ketika harta dan anakmu menjadi banyak.
▪Namun kebaikan itu ialah disaat ilmu yang kamu miliki melimpah dan menjadi besar rasa santunmu.
▪Dan janganlah engkau membanggakan ibadahmu dihadapan manusia.
▪Jika kamu berbuat baik maka sanjunglah Allah, dan apabila engkau berbuat jelek maka mintalah ampun kepada Allah Ta'ala.
📚Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya' 1 /75
-------------------------
✍قال أمير المؤمنين الخليفة الراشد علي بن أبي طالب رضي الله عنه :
.
ليس الخير أن يكثر مالك وولدك ، ولكن الخير أن يكثر علمك ويعظم حلمك ، وأن لا تباهي الناس بعبادة الله ، وإذا أحسنت : حمدت الله تعالى ، وإذا أسأت : استغفرت الله تعالى
📚- رواه أبو نعيم في الحلية ٧٥/١ -
Qorun dan Ilmu Kimia
Qorun dan Ilmu Kimia
*إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي*
Qorun berkata ;
Sesungguhnya aku hanya di beri harta ini. Karena ilmu yang ada padaku. (QS. Alqoshosh 78)
وَفِيهِ وُجُوهٌ: أَحَدُهَا: قَالَ قَتَادَةُ وَمُقَاتِلٌ وَالْكَلْبِيُّ: كَانَ قَارُونُ أَقْرَأَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لِلتَّوْرَاةِ فَقَالَ: إِنَّمَا أُوتِيتُهُ لِفَضْلِ عِلْمِي وَاسْتِحْقَاقِي لِذَلِكَ
1) Qotadah dan Muqotil:
Qorun adalah pakar ilmu Taurot ia merasa kekayaanya di peroleh sebab ilmu dan ketrampilannya
وَثَانِيهَا: قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ وَالضَّحَّاكُ: كَانَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ أُنْزِلَ عَلَيْهِ عِلْمُ الْكِيمْيَاءِ مِنَ السَّمَاءِ فَعَلَّمَ قَارُونَ ثُلُثَ الْعِلْمِ وَيُوشَعَ ثُلُثَهُ وَكَالِبَ ثُلُثَهُ فَخَدَعَهُمَا قَارُونُ حَتَّى أَضَافَ عِلْمَهُمَا إِلَى عِلْمِهِ فَكَانَ يَأْخُذُ الرَّصَاصَ فَيَجْعَلُهُ فِضَّةً وَالنُّحَاسَ فَيَجْعَلُهُ ذَهَبًا
2) Menurut Said bin Musayyab dan Ad-Dhohhak :
Nabi Musa mendapat ilmu kimia dari Alloh ia ajarkan pd Qorun ⅓, ia ajarkan pada Yusya' ⅓, dan ia ajarkan pada Kalib ⅓. Namun karna kelicikan Qorun ilmu Yusya' dan Kalib pun di kuasainya dg cara menipu keduanya. Dari ilmu kimia itu Qorun mampu membuat perak dari bahan baku timah, dan membuat emas dari bahan tembaga.
وَثَالِثُهَا: أَرَادَ بِهِ عِلْمَهُ بِوُجُوهِ الْمَكَاسِبِ وَالتِّجَارَاتِ
3) ilmu yg di maksud di ayat di atas yaitu ilmu ketrampilan kerja dan perdagangan.
وَرَابِعُهَا: أَنْ يَكُونَ قَوْلُهُ: إِنَّما أُوتِيتُهُ على علم عندي
أَيِ اللَّهُ أَعْطَانِي ذَلِكَ مَعَ كَوْنِهِ عَالِمًا بِي وَبِأَحْوَالِي فَلَوْ لَمْ يَكُنْ ذَلِكَ مَصْلَحَةً لَمَا فَعَلَ وَقَوْلُهُ
Qorun merasa ia di beri Tuhan ilmu sebab Alloh tau bahwa ia merasa di anggap baik oleh Alloh kalau tidak maka mustahil Alloh memberi ilmu padanya
[الرازي، فخر الدين، تفسير الرازي = مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير، ١٦/٢٥]
*فخسفنا به وبداره والأرض فما كان له من فئة ينصرونه من دونه الله وما كان من المنتصرين*
Maka. Kami benamkan Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi, maka tdk ada baginya suatu golongan pun yg menolongnya terhadap azab Alloh dan tiadalah ia termasuk orang-orang yang (dapat) membela (dirinya)- QS Al Qoshos : 81
Setelah Nabi Musa mengajarkan ajaran zakatnya diabaikan oleh Qorun, bahkan Musa di tuduh berbuat zina oleh Qorun
وَقَالَ: يَا رَبِّ إِنْ كُنْتُ رَسُولَكَ فَاغْضَبْ لِي،
Musa sambil bersujud berdoa " ya Alloh kalau memang aku RosulMu azab mereka karena aku.
فَأَوْحَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ أَنْ مُرِ الْأَرْضَ بِمَا شِئْتَ فَإِنَّهَا مُطِيعَةٌ لَكَ،
Lalu Alloh perintahkan Musa untuk menyuruh bumi niscaya bumi patuh.
فَقَالَ: يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ، إِنَّ اللَّهَ بَعَثَنِي إِلَى قَارُونَ كَمَا بَعَثَنِي إِلَى فِرْعَوْنَ فَمَنْ كَانَ مَعَهُ فَلْيَلْزَمْ مَكَانَهُ وَمَنْ كَانَ مَعِيَ فَلْيَعْتَزِلْ فَاعْتَزَلُوا جَمِيعًا غَيْرَ رَجُلَيْنِ،
Musa menghimbau Bani Israil bahwa Alloh telah memberi perintah azab seperti yg terjadi pada Firaun, maka agar memilih bersama dia atau Qorun dan semua memilih nabi Musa kecuali hanya dua orang saja.
ثُمَّ قَالَ: يَا أَرْضُ خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الرُّكَبِ ثُمَّ قَالَ خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الْأَوْسَاطِ ثُمَّ قَالَ: خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الْأَعْنَاقِ
Lalu Musa mmrintah bumi 3 kali yg pertama Qorun masuk/tenggelam setengah kaki (sedengkul/selutut), kedua sebadan (setengah badan) dan ketiga seleher.
وَقَارُونُ وَأَصْحَابُهُ يَتَضَرَّعُونَ إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَيُنَاشِدُونَهُ بِاللَّهِ وَالرَّحِمِ، وَمُوسَى لَا يَلْتَفِتُ إِلَيْهِمْ لِشِدَّةِ غَضَبِهِ، ثُمَّ قَالَ: خُذِيهِمْ فَانْطَبَقَتِ الْأَرْضُ عَلَيْهِمْ
Qorun & kroninya meminta tolong Musa agar diselamatkan, merengek dengan alibinya Qorun, kasih sayang Alloh, tapi Musa menolehpun tidak karena marah besar. Malah Musa memerintah bumi yg ke 4 dan Qorun-pun tenggelam di telan bumi.
فَأَوْحَى اللَّهُ تَعَالَى إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ مَا أَفَظَّكَ اسْتَغَاثُوا بِكَ مِرَارًا فلم ترحمهم، أما وعزتي لودعوني مَرَّةً وَاحِدَةً لَوَجَدُونِي قَرِيبًا مُجِيبًا
Alloh berfirman pada Musa . " Qorun memohon mengemis padamu berkali kali toh engkau abaikan, andai dia memohon pdaKu sekali saja pasti Aku mendekat (Kuselamatkan)
[الرازي، فخر الدين، تفسير الرازي = مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير، ١٧/٢٥]
*إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي*
Qorun berkata ;
Sesungguhnya aku hanya di beri harta ini. Karena ilmu yang ada padaku. (QS. Alqoshosh 78)
وَفِيهِ وُجُوهٌ: أَحَدُهَا: قَالَ قَتَادَةُ وَمُقَاتِلٌ وَالْكَلْبِيُّ: كَانَ قَارُونُ أَقْرَأَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لِلتَّوْرَاةِ فَقَالَ: إِنَّمَا أُوتِيتُهُ لِفَضْلِ عِلْمِي وَاسْتِحْقَاقِي لِذَلِكَ
1) Qotadah dan Muqotil:
Qorun adalah pakar ilmu Taurot ia merasa kekayaanya di peroleh sebab ilmu dan ketrampilannya
وَثَانِيهَا: قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ وَالضَّحَّاكُ: كَانَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ أُنْزِلَ عَلَيْهِ عِلْمُ الْكِيمْيَاءِ مِنَ السَّمَاءِ فَعَلَّمَ قَارُونَ ثُلُثَ الْعِلْمِ وَيُوشَعَ ثُلُثَهُ وَكَالِبَ ثُلُثَهُ فَخَدَعَهُمَا قَارُونُ حَتَّى أَضَافَ عِلْمَهُمَا إِلَى عِلْمِهِ فَكَانَ يَأْخُذُ الرَّصَاصَ فَيَجْعَلُهُ فِضَّةً وَالنُّحَاسَ فَيَجْعَلُهُ ذَهَبًا
2) Menurut Said bin Musayyab dan Ad-Dhohhak :
Nabi Musa mendapat ilmu kimia dari Alloh ia ajarkan pd Qorun ⅓, ia ajarkan pada Yusya' ⅓, dan ia ajarkan pada Kalib ⅓. Namun karna kelicikan Qorun ilmu Yusya' dan Kalib pun di kuasainya dg cara menipu keduanya. Dari ilmu kimia itu Qorun mampu membuat perak dari bahan baku timah, dan membuat emas dari bahan tembaga.
وَثَالِثُهَا: أَرَادَ بِهِ عِلْمَهُ بِوُجُوهِ الْمَكَاسِبِ وَالتِّجَارَاتِ
3) ilmu yg di maksud di ayat di atas yaitu ilmu ketrampilan kerja dan perdagangan.
وَرَابِعُهَا: أَنْ يَكُونَ قَوْلُهُ: إِنَّما أُوتِيتُهُ على علم عندي
أَيِ اللَّهُ أَعْطَانِي ذَلِكَ مَعَ كَوْنِهِ عَالِمًا بِي وَبِأَحْوَالِي فَلَوْ لَمْ يَكُنْ ذَلِكَ مَصْلَحَةً لَمَا فَعَلَ وَقَوْلُهُ
Qorun merasa ia di beri Tuhan ilmu sebab Alloh tau bahwa ia merasa di anggap baik oleh Alloh kalau tidak maka mustahil Alloh memberi ilmu padanya
[الرازي، فخر الدين، تفسير الرازي = مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير، ١٦/٢٥]
*فخسفنا به وبداره والأرض فما كان له من فئة ينصرونه من دونه الله وما كان من المنتصرين*
Maka. Kami benamkan Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi, maka tdk ada baginya suatu golongan pun yg menolongnya terhadap azab Alloh dan tiadalah ia termasuk orang-orang yang (dapat) membela (dirinya)- QS Al Qoshos : 81
Setelah Nabi Musa mengajarkan ajaran zakatnya diabaikan oleh Qorun, bahkan Musa di tuduh berbuat zina oleh Qorun
وَقَالَ: يَا رَبِّ إِنْ كُنْتُ رَسُولَكَ فَاغْضَبْ لِي،
Musa sambil bersujud berdoa " ya Alloh kalau memang aku RosulMu azab mereka karena aku.
فَأَوْحَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ أَنْ مُرِ الْأَرْضَ بِمَا شِئْتَ فَإِنَّهَا مُطِيعَةٌ لَكَ،
Lalu Alloh perintahkan Musa untuk menyuruh bumi niscaya bumi patuh.
فَقَالَ: يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ، إِنَّ اللَّهَ بَعَثَنِي إِلَى قَارُونَ كَمَا بَعَثَنِي إِلَى فِرْعَوْنَ فَمَنْ كَانَ مَعَهُ فَلْيَلْزَمْ مَكَانَهُ وَمَنْ كَانَ مَعِيَ فَلْيَعْتَزِلْ فَاعْتَزَلُوا جَمِيعًا غَيْرَ رَجُلَيْنِ،
Musa menghimbau Bani Israil bahwa Alloh telah memberi perintah azab seperti yg terjadi pada Firaun, maka agar memilih bersama dia atau Qorun dan semua memilih nabi Musa kecuali hanya dua orang saja.
ثُمَّ قَالَ: يَا أَرْضُ خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الرُّكَبِ ثُمَّ قَالَ خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الْأَوْسَاطِ ثُمَّ قَالَ: خُذِيهِمْ فَأَخَذَتْهُمْ إِلَى الْأَعْنَاقِ
Lalu Musa mmrintah bumi 3 kali yg pertama Qorun masuk/tenggelam setengah kaki (sedengkul/selutut), kedua sebadan (setengah badan) dan ketiga seleher.
وَقَارُونُ وَأَصْحَابُهُ يَتَضَرَّعُونَ إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَيُنَاشِدُونَهُ بِاللَّهِ وَالرَّحِمِ، وَمُوسَى لَا يَلْتَفِتُ إِلَيْهِمْ لِشِدَّةِ غَضَبِهِ، ثُمَّ قَالَ: خُذِيهِمْ فَانْطَبَقَتِ الْأَرْضُ عَلَيْهِمْ
Qorun & kroninya meminta tolong Musa agar diselamatkan, merengek dengan alibinya Qorun, kasih sayang Alloh, tapi Musa menolehpun tidak karena marah besar. Malah Musa memerintah bumi yg ke 4 dan Qorun-pun tenggelam di telan bumi.
فَأَوْحَى اللَّهُ تَعَالَى إِلَى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ مَا أَفَظَّكَ اسْتَغَاثُوا بِكَ مِرَارًا فلم ترحمهم، أما وعزتي لودعوني مَرَّةً وَاحِدَةً لَوَجَدُونِي قَرِيبًا مُجِيبًا
Alloh berfirman pada Musa . " Qorun memohon mengemis padamu berkali kali toh engkau abaikan, andai dia memohon pdaKu sekali saja pasti Aku mendekat (Kuselamatkan)
[الرازي، فخر الدين، تفسير الرازي = مفاتيح الغيب أو التفسير الكبير، ١٧/٢٥]
Amalan Hari Jumat (Baca Surat Al Kahfi)
فقد روي عن ابن عباس وأبي هريرة رضي الله عنهما إن من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أو ليلة الجمعة أو يوم الجمعة أعطي نوراً من حيث يقرؤها إلى مكة وغفر له إلى يوم الجمعة الأخرى وفضل ثلاثة أيام وصلى عليه سبعون ألف ملك ...
[أبو حامد الغزالي، إحياء علوم الدين، ١٨٧/١]
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan abu Hurairah. Siapa yg membaca surat Al Kahfi pd malam jum'ah atau hari jum'ah maka Alloh berikan pancaran cahaya kpdnya yg memancar dari tempat ia membaca sampai menembus kota suci makkah dan dosa2 ( kecil )nya di ampuni alloh antara dua jum'ah di tambah 3 hari ( brrt 11 hari ) dan di doakan 70 ribu malaikat. Dst.....
( Imam Ghozali. Kitab ihya'ulumidin 1/187 )
[أبو حامد الغزالي، إحياء علوم الدين، ١٨٧/١]
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan abu Hurairah. Siapa yg membaca surat Al Kahfi pd malam jum'ah atau hari jum'ah maka Alloh berikan pancaran cahaya kpdnya yg memancar dari tempat ia membaca sampai menembus kota suci makkah dan dosa2 ( kecil )nya di ampuni alloh antara dua jum'ah di tambah 3 hari ( brrt 11 hari ) dan di doakan 70 ribu malaikat. Dst.....
( Imam Ghozali. Kitab ihya'ulumidin 1/187 )
Dengki Pangkal Keburukan
*💥 DENGKI PANGKAL KEBURUKAN*
✍Al-Imam Ibnu Hibban al-Busty rahimahullah berkata:
الحقد أصل الشر، ومن أضمر الشر في قلبه، أنبت له نباتاً مراً مذاقه، ونماؤه الغيظ، وثمرته الندم.
▪"Dengki merupakan pangkal keburukan,
▪ dan siapa yang menyembunyikan keburukan dalam hatinya
▪maka akan menumbuhkan untuknya tanaman yang pahit rasanya,
▪ pertumbuhannya adalah kemarahan,
▪ dan buahnya adalah penyesalan."
📚 Raudhatul Uqala', hlm. 134
Disadur dari. WA group
✍Al-Imam Ibnu Hibban al-Busty rahimahullah berkata:
الحقد أصل الشر، ومن أضمر الشر في قلبه، أنبت له نباتاً مراً مذاقه، ونماؤه الغيظ، وثمرته الندم.
▪"Dengki merupakan pangkal keburukan,
▪ dan siapa yang menyembunyikan keburukan dalam hatinya
▪maka akan menumbuhkan untuknya tanaman yang pahit rasanya,
▪ pertumbuhannya adalah kemarahan,
▪ dan buahnya adalah penyesalan."
📚 Raudhatul Uqala', hlm. 134
Disadur dari. WA group
Subscribe to:
Posts (Atom)